pemanfaatan binatang lintahWalaupun memiliki penampilan yang sangat menjijikan, Lintah ternyata memiliki berbagai manfaat yang sangat baik untuk tubuh. Taukah Anda jika binatang dengan nama latin Hirudo medicinalisini rupanya banyak digunakan dalam bidang medis? Dahulu pada abad pertengahan,bangsa Yunani dan Roma telah mempelopori pemanfaatan binatang lintah sebagai alat terapi. Pemanfataan binatang lintah sebagai alat terapi dan pengobatan ini akhirnya menyebar hingga ke seluruh penjuru Eropa.Tidak hanya itu, saat ini pemanfaatan binatang lintah sebagai pengobatan alternatif di dunia medis juga semakin sering digalakkan.

Pemanfaatan binatang lintah di dunia kesehatan dan medis saat ini menjadi kian populer dikarenakan banyaknya zat-zat dalam tubuh lintah yang rupanya sangat bermanfaat bagi tubuh manusia.Zat-zat dalam tubuh lintah yang digunakan dalam pemanfataan binatang lintah dalam dunia kesahatan dan medis diantaranya ada Nitric Oxide, Hirudin, Histamine, Hyaluronidase, dan juga Thrombin. Masing-masing zat tersebut memiliki kegunaannya masing-masing yang mana kemudian dikolaborasikan menjadi satu ramuan ataupun racikan obat herbal alternatif.Seperti contohnya pemanfaatan binatang lintah untuk mengatasi 90% kegagalan ereksi pada kaum lelaki dapat diatasi dengan zat Nitric Oxide yang ada pada minyak lintah.

Zat hirudin yang ada pada lintah juga dapat dimanfaatkan untuk mengembalikan aliran darah yang tersumbat agar kembali lancar.Kandungan Histamine digunakan untuk pemanfaatan binatang lintah sebagai pengembang.Zat Hyalurondase merupakan zat utama dalam pemanfataan binatang lintah sebagai obat bius, penenang syaraf dan pereda rasa sakit.Sementara peran zat Thrombin pada pemanfaatan binatang lintah yakni sebagai zat yang membantu proses pembekuan darah sehingga dapat berlangsung dengan cepat.

Selain itu, pemanfaatan binatang lintah sebagai salah satu alat terapi modern juga kian dikembangkan. Terapi lintah ini memanfaatkan gigi-gigi penghisap kecil yang ada pada mulut lintah. Gigi-gigi kecil tersebut akan menghisap darah kotor pasien, sehingga tentu saja tidak akan menimbulkan efek samping yang berlebihan seperti anemia ataupun hemophilia. Darah kotor yang disedot oleh lintah akan dengan mudah keluar dari tubuh Anda, sehingga peredaran darah akan kembali lancar. Bahkan, US Federak Drug Administration menggolongkan pemanfaatan binatang lintah sebagai alat terapi dan alat medis ini sebagai salah satu cara yang efektif untuk menghentikan darah yang mengalir pasca operasi.

Pemanfaatan binatang lintah lainnya yang tidak kalah penting adalah untuk diambil minyaknya. Minyak lintah digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan pria seperti untuk menambah ukuran alat vital pria, mengatasi lemah syahwat, mengencangkan otot-otot yang kendor dan lain-lain.