Sebagai seorang muslim, kita dituntut untuk mengaplikasikan syariat islam dalam segala hal. Hal ini termaktub dalam QS.Al-Baqarah : 209.

ALLAH Subhanahu wa ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ ادْخُلُواْ فِي السِّلْمِ كَآفَّةً وَلاَ تَتَّبِعُواْ خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ

“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” (QS Al-Baqarah, 2/208)

Apapun yang akan kita lakukan, hendaknya kita ketahui terlebih dahulu, adakah syariat yang mengaturnya? Atau adakah syariat yang melarangnya? Dan akan lebih baik bila segala yang tidak kita ketahui hukumnya kita tanyakan kepada orang yang mempunyai kompeten dibidangya. Dalam hal ini adalah ulama.

Menyinggung masalah hukum islam tentang obat kuat ataupun obat untuk memperbesar ataupun memperpanjang penis, telah dijelaskan oleh ulama dari Arab Saudi. Berikut kami kutip penjelasan ulama tanpa mengurangi ataupun menambahkan nukilan tersebut.

Hukum memakai obat kuat dan pembesar penis

penjual minyak lintah papua murni
Pertanyaan:

Assalamu’alaikum Ustadz, bagaimana hukum pakai obat kuat dan pembesar penis Ustadz?

Dari: Fulan

penjual minyak lintah papua murni
Jawaban:

Wa’alaikumussalam

Pertanyaan ini pernah diajukan ke Fatwa Islam. Berikut jawabannya:

Bagi orang yang mengeluhkan alat vitalnya yang kecil, lebih kecil dari ukuran normal umumnya, sehingga mempengaruhi keharmonisan keluarga, dibolehkan untuk menggunakan obat yang bisa membantu memperbesar organ vitalnya. Ini jika mendapat rekomendasi dari dokter ahli terkait dan tidak membahayakan dirinya. Bahkan dibolehkan menggunakan bahan tertentu yang membungkus organ vital, seperti kondom atau semacamnya. Apabila hal ini bisa meningkatkan kepuasan bagi istrinya. Karena setiap suami dituntut untuk memberikan pergaulan terbaik bagi istrinya dan memenuhi kebutuhan istri dalam berhubungan.

Akan tetapi, jika tujuan memperbesar alat tersebut hanya sebatas untuk lebih bisa menikmati organ vital ini, kami ingatkan agar tidak melakukannya. Karena bisa jadi ini menjadi salah satu celah setan untuk menjerumuskan manusia kepada perbuatan yang haram.

(Fatwa Islam no. 101567)

Pada Fatawa Syabakah Islamiyah juga senada dengan hal ini. Ketika ditanya tentang hukum menggunakan obat untuk memperbesar penis, Tim Fatwa memberi jawaban:

أن تصحيح شكل الذكر أو زيادة طوله إذا لم يكن يحصل بعملية جراحية، بل بمجرد تناول الأدوية والعقاقير ونحوها، فإنه يكون من باب النمو مما لا دخل ليد الإنسان فيه، وبالتالي فهو إذا مباح ما لم يؤد إلى ضرر آخر.
وعليه، فلا مانع من استعمالك الدواء الذي يصحح شكل القضيب ويطيله.

Bahwa memperbaiki bentuk penis atau menambah panjang ukurannya, jika tidak dilakukan dengan tindakan operasi, namun sebatas mengkonsumsi obat-obatan atau semacamnya maka ini termasuk bentuk menambahkan yang tidak diiringi campur tangan manusia. Karena itu, hukumnya boleh, selama tidak menimbulkan bahaya lainnya.

Kesimpulannya, tidak ada larangan anda menggunakan  obat yang bisa memperindah bentuk penis atau memanjangkannya (Fatawa Syabakah Islamiyah, no. 63096).

Catatan:
Berdasarkan keterangan pada Fatwa Islam di atas, ketentuan bolehnya menggunakan obat pembesar penis berlaku khusus bagi yang telah menikah. Sementara bagi yang belum menikah, semacam ini tidak diperbolehkan, karena bisa menjadi sebab untuk melakukan onani atau pelanggaran syariat lainnya.

Allahu a’lam
Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina www.KonsultasiSyariah.com)

penjual minyak lintah papua murni
Insya allah sudah jelas atas penjelasan ulama diatas mengenai hukum islam tentang obat pembesar penis.
Semoga bermanfaat

Disclaimer :
– Artikel ini sekaligus sebagai peringatan kepada pelanggan kami, agar supaya tidak menyalah gunakan minyak lintah papua (obat pembesar penis) untuk hal-hal yang dilarang syariat seperti acuan pada penjelasan ulama diatas.
– Kami berlepas diri dari hal-hal yang pelanggan langgar terkait penggunaan minyak lintah papua ini.